News Update :

food.detik

Info Populer

Kegiatan Wanita

Baca Juga Artikel : More on this category »

Lomba Foto Trend Hijab

Baca Juga Artikel : More on this category »

Kesehatan

Baca Juga Artikel : More on this category »

Silaturahim

Baca Juga Artikel : More on this category »

Kuliner

Baca Juga Artikel : More on this category »

Artikel Islami

Baca Juga Artikel : More on this category »

Pernikahan Islami

Baca Juga Artikel : More on this category »
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Sukses Mulia Community

Komunitas SUKSESMULIA adalah sebuah wadah bagi para alumni pelatihan SuksesMulia untuk berinteraksi, membangun jejaring, berbagi ilmu dan pengalaman, dan memberi dukungan pada sesama alumni, serta memberikan kontribusi positif pada masyarakat sekitar. Aktivitas Alumni dilakukan baik secara online melalui internet social media yang kami desain khusus, maupun secara langsung melalui berbagai aktivitas yang diselenggarakan sepanjang tahun.

SUKSESMULIA.COM

ONLINE TOOLS & SOCIAL MEDIA

Untuk membantu para Alumni mengaplikasikan materi pelatihan serta menjaga perubahan positif yang terjadi, Kubik menyediakan alat bantu yang dihadirkan secara online, sehingga dapat digunakan dimanapun dan kapanpun. Dari me-refresh materi pelatihan, berkonsultasi dengan para pelatih, hingga melakukan tracking terhadap perkembangan dirinya, para Alumni akan mampu melakukan peningkatan kapasitas diri secara tak terbatas, hingga apa yang ia inginkan dalam hidup dan karirnya dapat tercapai.
Survey Asian Development Bank (ADB) di akhir tahun 2010 menunjukkan bahwa 136,2 Juta jiwa rakyat Indonesia tergolong miskin. Jumlah yang sangat besar untuk digarap oleh sekelompok orang atau organisasi atau bahkan pemerintah sekalipun. Tetapi itu semua menjadi mungkin dan bisa dilakukan jika masyarakat yang berada pada golongan menengah ke atas turut membantu. Mereka adalah kelompok masyarakat yang telah menikmati kesuksesan dan memiliki energi yang besar serta idealisme tinggi untuk membantu sesama. Gerakan SuksesMulia memanfaatkan kekuatan golongan ini, mensinergikan ketertarikan dan kemampuan mereka dengan program – program (aktivitas) sosial yang cerdas dan berdampak besar.
Konsep Gerakan ini adalah crowd sourcing. Setiap orang/unsur dapat bergabung dengan gerakan ini, baik pengusaha, profesional, corporate, individu, komunitas ataupun kelompok sosial yang telah meraih kesuksesan dan kemuliaan. SUKSES ditandai dengan pencapaian 4-TA ; HARTA, TAHTA, KATA, CINTA sedangkan MULIA ditandai dengan kesediaan untuk menggunakan 4-TA tersebut sebagai sumber manfaat untuk orang lain. Kami percaya bahwa ketika seseorang meraih SUKSES dan MULIA pada saat yang sama, maka ia akan menikmati kehidupan TERBAIK nya.
Salah satu program Gerakan SuksesMulia adalah Satu Orang Satu (SOS). Secara sederhana, dapat diartikan, setiap kali mereka menerima satumaka mereka akan memberi satu pada orang lainnya. Harapannya, dengan program ini semakin banyak kaum marginal yang terbantukan dan mereka dapat ikut menikmati kehidupan yang lebih layak. Bahkan dalam tahap berikutnya, beberapa tahun ke depan, ketika Gerakan Satu Orang Satu semakin bergulir , tidak ada lagi rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan, karena semua sudah mandiri dan hidup lebih layak dengan Gerakan SuksesMulia.
Peluncuran program Satu Orang Satu ( S.O.S) – Gerakan SuksesMulia ini dilaksanakan pada 7 Juli 2011 di Function Hall CityWalk Sudirman Jakarta dan akan menjadi sebuah awal dari Gerakan Aksi Sosial Kemanusiaan yang Inspiratif, Kolaboratif, Produktif dan Solutif untuk bangsa tercinta. Launching Gerakan SuksesMulia dihadiri lebih dari 500 orang dari berbagai kalangan, profesi dan bidang keahlian dengan pembicara para Public Figure (Tokoh) yang telah menjalani kehidupan SuksesMulia seperti : Dik Doank (Social Celebrity), Bryan Tilaar (CEO MarthaTilaar Group), Iskandar Zulkarnain (Direktur PT.Internusa Hasta Buana), Tri Mumpuni (Social Entrepreneur) dan Nukman Luthfie (Online Media Strategic Consultant). Para tokoh akan berbagi Inspirasi seputar profesi dan bidang keahlian yang mereka jalani selama ini.
Program S.O.S - Gerakan SuksesMulia terinspirasi dari KUBIK Training, dimana setiap kali KUBIK mendapatkan satu peserta pelatihan berbayar, maka KUBIK akan memberikan pelatihan gratis untuk satu orang tidak mampu dan sejak itu aksi S.O.S menular ke berbagai lintas usaha. Sekelompok pedagang beras organik berkomitmen ; setiap kali mereka menjual 1 Kg beras maka mereka akan memberikan 1 Kg beras kepada keluarga tidak mampu, seorang pengusaha busana muslimah memberikan 1 buah pakaian untuk anak dhuafa setiap kali ia menjual satu gamis. Seorang pengusaha IT memberikan 1 unit computer untuk sekolah daerah tertinggal setiap ia berhasil menjual seperangkat komputer dan masih banyak lagi. Pada launching Gerakan SuksesMulia mereka akan tergabung dalam UKM mini exhibition Satu Orang Satu.
Ayo! Dukung Program Satu Orang Satu – Gerakan SuksesMulia sekarang juga untuk menuju peradaban Indonesia SuksesMulia. (kubik.co.id)

Dukung Inisiatif Lintas Institusi Untuk Pelaporan Bersama Peristiwa Sampang

26 Agustus 2012

komnasperempuan.or.id
Mengingat pentingnya pengusutan tuntas Peristiwa Sampang pada 26 Agustus 2012 untuk penyikapan yang tepat, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) menggagas Tim Temuan dan Rekomendasi Peristiwa Sampang, Agustus 2012. Untuk itu, selaku koordiantor tim, Komnas Perempuan meminta kepada setiap kementerian/lembaga dan organisasi masyarakat yang telah turun ke lapangan untuk memberikan informasi terkait peristiwa Sampang dan dampaknya. Tim menyerukan agar semua pihak mendukung upaya ini dengan memberikan informasi tersebut demi kemajuan perlindungan bagi warga negara.
Tim Temuan dan Rekomendasi (TTR) bekerja dalam tiga bulan, terhitung sejak 3 September 2012. Laporan TTR diharapkan akan (a) menemukenali akar masalah dan dampak dari kasus Sampang, baik di pengungsian maupun dalam kehidupan sosial, dengan perhatian khusus pada kerentanan perempuan dan anak; (b) mengidentifikasi bentuk-bentuk pelanggaran HAM yang terjadi dan lapisan korban, (c) mengidentifikasi peran negara, baik aparat hukum maupun pemerintah di tingkat lokal, provinsi dan nasional terkait kasus Sampang; (d) mengidentifikasi peran masyarakat terkait kasus Sampang dan potensi yang ada dalam masyarakat untuk membina kerukunan umat beragama, (e) menemukenali kebutuhan korban dan solusi alternatif yang tersedia, serta (e) merumuskan rekomendasi yang ditujukan kepada otoritas nasional, lokal dan masyarakat untuk mengurai akar masalah, memulihkan korban, menangani dampak dari peristiwa tersebut bagi masyarakat sekitar dan memastikan peristiwa serupa tidak berulang maupun terjadi di wilayah lain.
Untuk mencapai tujuan ini, laporan TTR utamanya akan mengacu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang No. 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Penghapusan Segala bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan; Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia; Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Karenanya, laporan awal dari ketiga institusi HAM nasional (Komnas HAM, Komnas Perempuan dan KPAI) menjadi dasar dari pengembangan laporan TTR.
TTR pertama-tama menyisir seluruh laporan yang ada, baik dari institusi HAM, kementerian/lembaga terkait dan dari masyarakat sipil. Laporan dari berbagai pihak diharapkan sudah dapat terkumpul pada 26 September 2012. Tim dapat turut ke lapangan untuk verifikasi laporan awal. TTR juga akan menggunakan forum-forum konsultasi untuk memastikan kesimpulan temuan dan rekomendasinya tersebut. Laporan TTR akan diserahkan ke otoritas nasional, dalam hal ini Presiden dan DPR RI, otoritas lokal dan juga kepada publik.
Selain TTR, kelima institusi yang berkoordinasi ini juga membentuk Tim Bantuan dan Layanan (TBL) yang dikoordinir oleh LPSK. TBL dimaksudkan untuk mendorong dan memonitor masing-masing institusi yang tergabung di dalam TIM untuk memberikan bantuan dan layanan dalam jangka dekat maupun panjang sesuai dengan tugas-fungsi dari masing- masing anggota Tim.
Kontak
Tim Temuan dan Rekomendasi, Masruchah (Wakil Ketua Komnas Perempuan), 0811843297
Tim Bantuan dan Layanan, A.H. Samendawai (Ketua LPSK), 081282022128

Visi dan Misi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Visi

* Terwujudnya kesetaraan gender dan perlindungan anak.


Misi

* Mewujudkan kebijakan yang responsif gender dan peduli anak untuk meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan perempuan, serta memenuhi hak tumbuh kembang dan melindungi anak dari tindak kekerasan.

Tujuan dari Pembangunan Pemberdayaan Perempuan adalah:

* Meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan;
* Meningkatnya pemenuhan hak-hak perempuan atas perlindungan dari tindak kekerasan;
* Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan jejaring serta peran serta masyarakat dalam mendukung pencapaian kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Ikuti Survey, Anda dibayar !>> Daftar Gratis di sini << 
Tujuan dari Pembangunan Perlindungan Anak adalah:

* Meningkatkan kualitas tumbuh kembang dan kelangsungan hidup anak;
* Perlindungan anak dari segala bentuk perlakuan salah, kekerasan, eksploitasi, perdagangan dan diskriminasi;
* Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan jejaring serta peran serta masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak.


Mengenal ALIF WSC

Keterangan Singkat Organisasi :
ALIF WSC bermula dari keprihatinan terhadap tingginya tindak kekerasan terhadap perempuan di Salatiga yang seringkali mendapat perlakuan yang tidak simpatik dari aparat pemerintah, sehingga kasus-kasus sering tidak di anggap penting oleh masyarakat. Menyadari bahwa trauma panjang pada diri korban kekerasan, ALIF WSC mengkonsentrasikan diri pada kegiatan advokasi dan pendampingan perempuan korban
kekerasan sebagai salah satu strategi untuk menyentuh kesadaran masyarakat tentang kekerasan berbasis gender.

Visi
Terwujudnya dunia yang damai bagi perempuan dan laki-laki serta generasi mendatang tanpa penindasan, diskriminasi, subordinasi, dan kekerasan.

Misi
- Studi gender
- Penyadaran dan pemberdayaan perempuan
- Advokasi perempuan korban kekerasan

Ikuti Survey, Anda dibayar !>> Daftar Gratis di sini << 
Kegiatan
1. Kajian pengembangan wacana
2. Pendidikan pemilih
3. Penelitian
4. Training (advokasi dan konseling)
5. Konseling
6. Advokasi (litigasi dan non litigasi)

Singkatan : ALIF WSC

Contact Person : Umi Hannah (Direktur)

alamat :
Jl. Sultan Agung 8, Blotongan, Salatiga
Kota : Jawa Tengah
Kode Pos : 50715
Telepon : 0298-312673
Fax : 0298-311438
Hp : 0812-285-3794
Email : alifwsc@beringin.co.id

Jenis Organisasi : NGO/LSM

Tahun Berdiri : 1998

Jumlah Staf: 6

Jumlah Sukarelawan : 4

Sumber Dana : swadaya

Anggaran Tahunan : -

Kegiatan (2 tahun terakhir) :
isu gender
pendampingan korban trauma
advokasi/lobi
penguatan masyarakat sipil
demokratisasi

Kegiatan (2 tahun ke depan) :
isu gender
pendampingan korban trauma
advokasi/lobi

Tingkat Kegiatan :
Desa
Kota


Area Geografis :
Jawa Tengah


Mitra Kerja dan Jaringan :
Indonesia : PERCIK, LBH Atma, Rifka Annisa WCC, JSTS
Internasional :

Pelayanan-pelayanan :
Pelatihan
Lokakarya dalam pengembangan organisasi
Materi-materi training
Pertukaran informasi
Kolaborasi proyek
Dukungan teknis
Jaringan Kerja

Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi

logokpi
Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi, disingkat Koalisi Perempuan Indonesia dikukuhkan melalui Kongres Perempuan Indonesia di Yogyakarta pada Kamis, tanggal 17 Desember 1998. Koalisi Perempuan Indonesia pertama kali diumumkan

Mengenal LSM - ICMC dan ACILS

Berikut adalah penjelasan mengenai mitra pendukung kami:


ICMC adalah lembaga swadaya masyarakat internasional yang didirikan pada Tahun 1951 untuk membantu dan memberikan layanan kepada pengungi, orang yang tercerabut dari tempat tinggalnya, korban trafficking, dan buruh migrant. ICMC memberikan prioritas kepada kelompok rentan, individu dan keluarga yang terpinggirkan yang tercerabut dari kelompok sosialnya dan bekerja untuk menemukan solusi yang berkelanjutan, bermartabat dan berkelanjutan. ICMC berrbasis di Geneva, Swiss dan telah memiliki kantor di lebih dari 20 negara dan aktif di lebih dari 80 negara di seluruh dunia. ICMC memulai kiprahnya di Indonesia pada September 1999 untuk memberi respon darurat terhadap kebutuhan dan perlindungan untuk masyarakat Timor Leste yang menjadi pengungsi.

Ikuti Survey, Anda dibayar !>> Daftar Gratis di sini << 



The American Center for International Labor Solidarity ACILS adalah perwakilan pengembangan internasional dan bantuan teknis dari Federasi Serikat Buruh Amerika (the American Federation of Labor-Congress of Industrial Organizations/AFL-CIO) yang terdiri atas 65 Serikat Buruh yang mewakili lebih dari 12 juta anggota. ACILS melakukan programnya di lebih dari 55 negara, dengan kantor-kantor yang berada di 24 negara termasuk di Indonesia. ACILS telah bekerja di Indonesia selama lebih dari 30 tahun, dan sekarang telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 mitra serikat buruh/pekerja serta LSM-LSM dari seluruh propinsi di Indonesia. Disamping program penanggulangan trafiking di Indonesia, ACILS juga bekerja untuk memperkuat kapasitas serikat buruh/pekerja independen dan LSM-LSM perburuhan.

Berita

Baca Juga Artikel : More on this category »

Hobby

Baca Juga Artikel : More on this category »

Dunia Belajar

Baca Juga Artikel : More on this category »

Kecantikan

Baca Juga Artikel : More on this category »

Diet Sehat

Baca Juga Artikel : More on this category »

Keluarga

Baca Juga Artikel : More on this category »

Organisasi

Baca Juga Artikel : More on this category »
 

© Copyright Wanita Kaltim Media 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.